Kedai Mimpi

coffee shop

Sebelum kalian beranjak menuju tempat tidur untuk menutup hari ini, sempatkanlah sejenak mengunjungi kedaiku. Jangan khawatir pada hawa dingin yang menyergap di kota ini, karena … Read more

Apa kabar, Desember?

Apa kabar, Desember

Hai, Desember. Apa kabar? Telah sampai jejak kita di penghujung tahun, melarung sebagai sepasang kerinduan dan penantian yang selalu menginginkan pertemuan mata, hati, dan telinga … Read more

Surat dari Zah

Surat dari Zah

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Jika suatu saat nanti kamu membaca tulisan ini, maaf jika masih banyak kamu temukan kekurangan, karena aku baru belajar untuk ini. Aku … Read more

Zah

Zah

Halo, Zah. Aku ingin memulai ini dengan menanyakan kabarmu, tapi kamu pasti sudah tahu ini hanya akan jadi basa-basi klise. Kamu baik-baik saja, kan? Aku … Read more

Mungkin sudah terlambat

Mungkin sudah terlambat

Sejak mahasiswa baru, kami selalu melakukan banyak hal bersama-sama. Dan daripada seorang wanita, aku lebih menganggapnya seorang teman, seorang adik. Teman? Teman lagi? Apakah kau … Read more

Gerimis Oktober

Gerimis Oktober

Saat aku berjalan menyusuri jalan itu dengan langkah setengah berlari, rasanya jiwaku tak lagi ada di sini, mengambang dan ingin sesegera mungkin pergi dari penglihatannya. … Read more

Menjadi ilustrasi muram

Menjadi ilustrasi muram

“Kau akan berusaha untuknya, bukan?” tanya Taa suatu ketika, setelah ia selesai dengan ceritanya dan juga rencana-rencana hidupnya. “Dengarkan aku,” ujarku. “Ada seorang pria dari sebuah tempat yang … Read more

Ada apa dengan kami?

Ada apa dengan kami

Ada banyak hal yang bisa berubah di dunia ini. Seperti menemukan kembali sesuatu yang sudah lama pergi. Harapannya sama, hari-hari bahagia, ceria dan bersahabat. Tapi … Read more