Untuk seseorang yang pernah begitu aku kenali

Untuk seseorang yang pernah begitu aku kenali,


ada sebuah garis pembatas tidak kasat mata yang sekarang tidak bisa aku dekati. sebuah alur cerita yang tidak lagi menyertakan aku di dalamnya. tidak lagi butuh aku sebagai pendengarnya. Sebuah perjuangan yang tidak lagi butuh dukunganku seperti yang telah aku lakukan akhir-akhir ini. sebelum dia pergi. menghilang tanpa pamit. tanpa kabar.

Bukan salahmu karena harus menyudutkan aku ketempat penuh kabut seolah-olah aku pantas menerima keadaan dimana aku harus bingung dan kemudian merasa bersalah karena ketidak tahuanku. ah, kamu mungkin tidak tahu kalau aku memang lamban mengerti. tidak pandai membaca keadaan.

Mungkin ini adalah cara kita untuk mengerti, bahwa sesuatu itu kadang harus berubah. Meski dengan perubahan yang sulit diterima. biarkan saja waktu yang akan mengajari kita untuk menerima semuanya..kamu setuju?

Aku memutuskan memutar arah…
Dari suatu hal yang kuberikan untuk bisa kamu jaga baik-baik..Dan Dari segala cerita panjang lebar. Mungkin kenangan akan begitu sangat mengganggu di kepala. Pahit dan mungkin sulit untuk bisa aku hapus. aku masih meyimpanya dengan rapi disini.
Aku harap kita tidak saling membenci. bisa kan?
Percayalah, suatu hari nanti, kita akan tersenyum mengingat hari ini.


 Makassar, 30 mei 2015

Apa komentar kamu? :D