Proses menemukan cinta

Selama mengamati dunia cinta, tentu banyak yang telah dilihat menyangkut berbagai proses dalam mendapatkan cinta yang dialami para remaja hingga dapat meneruskannya ke jenjang yang serius (baca: pernikahan). Sebagai bekal bagi perjalanan yang tengah menjalani masa remaja, kira-kira proses itu apa saja? 

Banyak cinta yang datang tak terduga. Hal ini menunjukkan jatuh cinta tak kenal waktu dan tempat. Setiap orang memiliki kanangan dan tempat tertentu saat jatuh cinta. Jatuh cinta bisa di rumah, sekolah, jalan, kampus, pengajian, dan lain-lain. Perbedaan ini menyebabkan proses jatuh cinta setiap orang berbeda. Namun demikian, banyak yang memiliki kesamaan. 

Berbagai proses jatuh cinta ini dapat digambarkan sebagai berikut: 
  • Pandangan pertama.

Proses ini merupakan proses yang paling banyak dialami, sasaran dari pandangan ini umumnya wajah. Dari pandangan inilah muncul rasa cinta yang tertanam dalam hati. Semula tidak disadari bahwa itu cinta. Lambat-laun dapat dimengerti bahwa ada ketertarikan pada seseorang. Dari ketertarikan ini akhirnya mencari informasi tentang si dia sebagai pendekatan. 

  • Persahabatan. 

Ada istilah tak kenal maka tak sayang dan tak sayang maka tak cinta, tak cinta maka tak.. (lanjutkan saja sendiri 😀 heheh). Banyak yang jatuh cinta berawal dari persahabatan. Proses jatuh cinta model ini jelas bukan dari pandangan mata, melainkan dari proses pengenalan kepribadian. Bisa jadi si dia biasa-biasa saja, namun setelah lama berteman, ada kepribadian atau tingkah laku si dia yang sangat berkenan di hati. Banyak yang mengalami proses seperti itu. Proses ini dialami umumnya oleh para mahasiswa (uppss), aktivis organisasi, atau para pegawai. 


  • Prestasi. 

Proses ini tergolong langka karena mereka yang berprestasi biasanya sedikit dibandingkan dengan peserta atau murid yang lainnya. Yang berprestasi biasanya (terkesan) cantik dengan sendirinya dan berwibawa. Tak heran, laki- laki atau wanita yang berprestasi biasanya menjadi incaran. Apalagi jika dikaitkan dengan kebanggaan individu, memiliki pasangan yang berprestasi adalah kebanggaan tersendiri. 

  • Peran pihak ketiga. 

Proses ini umumnya dialami oleh mereka yang tidak pandai bergaul atau kurang bisa berinteraksi dengan lawan jenis. Ada juga yang karena dominannya orang tua dalam memilihkan jodoh untuk anaknya. Pihak ketiga yang dimaksud selain orang tua adalah saudara atau teman dekat. Dia mau saja mencintainya karena didorong oleh usia atau keseganan pada orang tua. Proses cintanya tentu saja tidak murni dari diri sendiri, namun lebih baik daripada terlalu lama menyendiri. 

  • Peran media. 

Media yang dimaksud adalah surat atau komputer/hp (chatting). Banyak yang bermula dari korespondensi secara intensif. Kemudian jumpa di darat dan akhirnya sepakat untuk saling mencintai hingga jenjang pernikahan. Era modern ini proses cinta melalui internet yaitu lewat chating sudah biasa. Prosesnya hampir mirip dengan surat menyurat bedanya, chatting menggunakan komputer/hp (internet). Dari kegiatan inilah akhirnya membuahkan simpati kedua belah pihak untuk saling mencintai. 

  • Kesadaran untuk berjuang bersama. 

Proses cinta model ini dialami oleh para aktivis.  Masalah kecantikan fisik biasanya tidak jadi ukuran. Namun kesamaan persepsi dalam perjuangan itulah yang melandasi cinta mereka. Medan perjuangan cukup berat, akan lebih ringan jika dilakukan berdua dalam kerangka rumah tangga. 

  • Karena faktor tak terduga. 

Awalnya si A tidak memiliki hubungan dalam arti cinta walaupun sudah lama berkawan dengan seorang wanita, sebut saja si B. Namun ada kejadian tragis yang mendorong dia harus mencintainya, umpamanya ada kasus tabrakan. Si B tertabrak, pas di depan si A. Dengan reflek si A menolong dia dan membawanya ke rumah sakit serta menengoknya dengan setia akhirnya muncul rasa ingin memiliki (jatuh cinta). Ada juga yang karena pergaulan kelewat batas akhirnya terjerumus pada perzinaan padahal sebelumnya tidak ada proses jatuh cinta. Karena si wanita hamil, maka si laki-laki manikahinya. nah ini yang tidak kita inginkan. 

Apa komentar kamu? :D