Catatan perjalanan (4)

Menjadi roda di jalan Farmasi harus memiliki karet ban luar yang tebal, terali yang kokoh, ban dalam anti bocor, dan patuh mengikuti arah tujuan si pengendara yang menentukan pola perputaran tiap roda. 
Bila ada roda yang tidak mampu menjadi seperti yang diinginkan pengendara yang menyetir, maka roda itu hanya akan ‘diasingkan’ atau dibuang.

Pola perputaran roda yang ditetapkan bagi kami adalah mampu berputar kapan dan di mana saja. Bagaimanapun bentuk dan jarak jalan yang harus dilalui, roda-roda mahasiswa Farmasi harus dalam kondisi prima. Alasannya, Farmasi adalah jalan yang paling unggul dari semua jalan yang ada, bahkan dibandingkan dengan jalan yang paling banyak dinginkan oleh sebagian besar roda-roda yang bersiap berputar, yaitu jalan Kedokteran. 
Makanya, roda-roda Farmasi harus diasah di atas berbagai kondisi jalan.

Apa komentar kamu? :D