Dia, yang mengotori langit


Suatu ketika seorang lelaki pemarah menemui kakek tua uzur.

Dia memaki kakek tersebut dengan kata-kata kasar. Sang kakek hanya mendengarkannya dengan sabar, tenang dan tidak berkata sepatah pun.

Akhirnya lelaki itu berhenti memaki. Setelah itu, kakek bertanya kepadanya; Jika seseorang memberimu sesuatu tapi kamu tidak menerimanya, lalu menjadi milik siapakah pemberian itu ?”

"Tentu saja menjadi milik si pemberi.” Jawab orang itu.

”Begitu pula dengan kata-kata kasarmu," timpal Kakek. "Aku tidak mau menerimanya, jadi itu adalah milikmu. Kamu harus menyimpannya sendiri. Aku mengkhawatirkan kalau nanti kamu harus menanggung akibatnya, karena kata-kata kasar hanya akan membuahkan penderitaan. Sama seperti orang yang ingin mengotori langit dengan meludahinya. Ludahnya hanya akan jatuh mengotori wajahnya sendiri.”

Lelaki itu mendengarkan Sang Kakek dan merasa malu. Ia meminta maaf dan kemudian pergi.

Kita tidak bisa mengotori langit (meludah ke langit).

Sumber: inspirasidaily.com

Terima kasih sudah meninggalkan komentar.