Terima kasih untuk pertemuan ini

Makassar, 09 Dsember 2015 

Waktu mempertemukan, setelah lama kita tak pernah jumpa. masa laluku memberi isyarat, banyak yang telah berubah. mari duduk bersamaku sesaat, kuingin dengar kisah ceritamu selama ini. 

Masihkah kau seperti yang kukenal kemarin? bagaimana kisah petualanganmu? atau masihkah kau ingat kisah tentang dua anak remaja yang sempat saling membenci? Kini kamu tampak lebih dewasa, pesonamu pun lebih bercahaya. pengalamanmu pun tak segelas lagi. mungkin seluas danau. tak bisa kusebut seluas laut, usiamu masih muda. hehhe... 

Cuaca siang ini indah ya, sejuk. langit diselimuti awan tipis. sepertinya malam nanti akan turun hujan. 

Akhirnya, setelah empat tahun bisa bertemu juga denganmu. aku bahkan sudah lupa kapan terakhir kali aku melihat wajah yang lebih sering menunduk itu. 

Buat kamu, izinkan aku mengucapkan ini: 
  • Terima kasih atas pertemuan ini, sunnguh aku tak pernah menyangka sebelumnya.
  • Terima kasih karena kamu selalu asyik jadi partner ngobrol ngalor-ngidul dengan topik yang beragam dan kadang-kadang nggak jelas, dari topik apa bisa terbahas sampai topik, yang terkadang dibumbui imajinasi. cerita petualanganmu menggapai mimpi, cerita tentang sahabat-sahabatmu yang hebat dan unik, tentang kesibukanmu di UKM, dan masih banyak lagi. satu pertemuan ini sepertinya tak cukup untukmu mengisahkan semuanya.
  • Terima kasih karena sudah mau jujur padaku, tentang segala hal. kau tak pernah sungkan bercerita. kamu tau?, betapa bangganya aku kau percayai! 
  • Terima kasih karena selalu menghargai saya dengan tertawa bahkan di saat saya tahu kalau sebenarnya apa yang baru saya katakan itu garing. bahkan saat tanggapanku kadang tidak nyambung dengan cerita yang barusan kau sampaikan.
  • Terima kasih karena mau dan tetap menjadi dirimu sendiri meski banyak omongan miring yang kau terima dari sekelilingmu. terus terang, aku menyukaimu sebagai sahabatku karena dirimu yang tetap seperti itu.
  • Terima kasih karena selalu membuataku merasa nyaman menjadi diri sendiri, nggak perlu repot-repot harus jaim di depanmu. tak perlu sok keren dan tak perlu bergaya ketika menemuimu dan duduk di depanmu. 
  • Terima kasih juga sudah mau mendengarkan penjelasanku tentang sesutu yang sempat terpikirkan olehmu tentangku. 
  • Terima kasih karena selalu bersikap supportif untuk segala hal buatku, 
  • Terima kasih karena kamu tidak pernah memanfaatkan aku di atas segala kelemahanku. 
  • Terima kasih untuk sikapmu yang membuatku merasa betah berlama-lama disini mendengar semua ceritamu, aku sangat berharap tak hanya hari ini. Masih banyak hal yang kamu lakukan yang sebenarnya ingin aku muat di sini sebagai ucapan terima kasihku buat kamu; tapi yang utama :
  • Terima kasih karena telah menjadi kamu sebagai sahabatku. 
  • dan yang terakhir terima kasih atas segelas jus coklat dan kentang goreng lengkap dengan sausnya, kurasa itu sedikit menambah romantisnya pertemuan itu, sahabat. smile :D... hahhah

"selamat ulang tahun, Fyeza..."
Fyeza Hasan Abdy